Ini Alasan Marcab LMP Lutim, Dukung Mosi Tidak Percaya

0
Ini Alasan Marcab LMP Lutim, Dukung Mosi Tidak Percaya

Supernews.id, Luwu – Pasca mosi tidak percaya 19 Markas cabang atas kepemimpinan Irwan Adnan sebagai ketua Laskar Merah Putih Markas Daerah Sulsel, berpolemik hingga saat ini, Mosi Tidak Percaya tersebut menuai dukungan dari marcab yang hadir saat itu, salah satunya Markas Cabang Kabupaten Luwu timur.

Saat dikonfirmasi via telepon, Selasa (9/5/2017) Ketua Umum Marcab Kabupaten Luwu Timur, Hari Ananda Gani SH mengungkapkan kekecewaanya atas kepemimpinan Irwan Adnan.

Baca juga: Mada Se Sulsel Layangkan Mosi Tidak Percaya, Tunjuk PLT Ganti Irwan Adnan

“Saya selaku pimpinan markas cabang Lutim mewakili jajaran pengurus dan seluruh anggota, memyampaikan kekecewaan yang mendalam terhadap kepemimpinan Irwan Adnan nahkodai LMP Mada Sulsel, kami menilai banyak kekeliruan dan kebijakan yang tidak inkonstitusional, diantaranya pemungutan biaya KTA dan Atribut Organisasi, yang sampai hari ini tidak jelas kelanjutannya,”pungkasnya.

Pihaknya juga menilai Irwan Adnan tidak menjalin komunikasi yang baik terhadap Markas Cabang.

“Tidak pernah ada komunikasi yang terjalin, sedangkan ketua seblumnya baik-baikji, mungkin beliau sibuk dengan urusan birokratnya, saya kemarin hadir dilokasi Mosi Tidak Percaya bahkan saya yang bacakan draf Mosi Tidak Percaya tersebut, saya juga bertanda tangan dan mendukung gerakan 19 Marcab yang hadir pada waktu itu,” ujarnya.

Diketahui dalam Mosi tidak percaya yang digelar 19 Marcab beberapa waktu lalu bersepakat menunjuk Taufik Hidayat sebagai PLT Ketua LMP Mada Sulsel sekaligus penyelamat organisasi.

“Kami tentunya berharap dibawah kepemipinan Taufik Hidayat, mampu memanaskan mesin organisasi ini, sebelum nantinya lahir ketua baru yang betul-betul kader tulen LMP, karena kami percaya apabila kader tulen yang memimpin pastinya roda organisasi berjalan dengan baik, kami tidak mau ada lagi ketua yang bertingkah seperi Irwan adnan ini,” tegas Ketua Umum Marcab LMP Lutim itu. (***)

loading...