Wow! Uang Panai Pemuda Jeneponto Ini Rp 1 Miliar Saat Lamar Tetangganya

1
Uang Panai Pemuda Jeneponto Ini Rp 1 Miliar Saat Lamar Tetangganya

Supernews.id, Jeneponto – Kabar menghebohkan dari salah satu pernikahan warga Kecamatan Binamu, Anjas Malik dan Kurnia Amaliah Hambali. Anjas Malik ini merupakan anak dari pasangan Haji Abdul Malik dan Rahmatia Dg Ngalusu, pengusaha beras dan jagung yang cukup dikenal di Jeneponto.

Haji Abdul Malik ini pemilik perusahaan CV Anjas yang bergerak dalam bidang pengepulan beras dan jagung. Ia diketahui menjadi rekanan atau penyuplai beras di Bulog Jeneponto.

Sedangan pengantin wanita, Amalia Hambali seorang anak pengusaha yang bergerak dalam bidang material bangunan sekaligus pengemban di Jeneponto yang juga cukup dikenal namanya, Haji Hambali Joha.

Baca juga: Beginilah Penampakan Uang Panai Rp 1 Miliar di Jeneponto, Dibungkus Plastik dalam Koper

Hambali Joha ini disebut-sebut sebagai pengusaha terkaya di Jeneponto. Tak tanggung-tanggung, Haji Hambali memiliki tiga perumahan yang dibangun di seputaran kota Jeneponto. Selain itu, Haji Hambali juga diketahui sebagai ketua dari komuitas pecinta motor trail Jentrac (Jeneponto Trail Community).

Pesta pernikahan kedua mempelai ini dilangsungkan di rumah keluarga perempuan Amalia Hambali, Jl Pahlawan, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Kamis (11/05/2017) siang. Sedangkan di rumah mempelai laki-laki, Anjas Malik di Jalan Pahlawan, Kecamatan Binamu, poros Jeneponto, pada pukul 19.32 malam juga telah berdiri tenda mewah.

Rencanya, resepsi pesta pernikahannya itu akan dilansungkan, Jumat (12/05/2017) pada pukul 10.00 Wita. Tapi saat ini, sejumlah kendaraan tamu undangan sudah mulai berjejer di tepi jalan poros Jeneponto itu.

Teknisi hiburan elektone malam sudah mulai mempersiapkan peralatannya untuk menghibur para tamu, tepat di seberan rumah haji Abdul Malik. Jarak rumah dari kedua mempelai ini tidaklah berjauhan, hanya sekitar 50 meter.

Diketahui, Profesi pengantin wanita, Kurnia Amalia Hambali adalah dokter di rumah sakit di Makassar. Siang tadi resepsi pernikahan sudah digelar di rumah mempelai perempuan Ino (sapaan Kurnia Amaliah Hambali). Sedangakan Anjas sendiri berprofesi sebagai pengusaha muda.

Seperti dilansir tribunjeneponto, uang panaik yang merupakan syarat wajib ketika mempelai laki-laki melamar perempuan sangat fantastis. Yaitu, Rp 1 milliar, satu unit rumah mewah, satu mobil mewah Toyota Alphard, tiga kilogram emas bertabur berlian dan satu hektar tanah.

Sontak saja, berita ini cukup menghebohkan dikalangan masyarakat utamanya disekitaran Jeneponto. Bahkan ada netizen yang mengatakan, “kalau ini jadi tolak ukur maka tidak ada lagi istilah Jeneponto Daerah Tertinggal,” tulis pemilik akun bernama Sakkir JekA Al- aidid pada status yang diunggah di grup facebook Surat (Suara Rakyat Turatea) tiga jam lalu.

“Heboh kali ini terjadi di kampun halaman sendiri… Jeneponto”

“Uang panai’ 1 milliar, 1 unit rumah mewah, 1 unit mobil alfard… emas 3 KG lengkap dengsn berlian”

Unggahan Sakkir JekA Al- aidid ini dihujan berbagai komentar dari warganet, ada yang kaget dan ada pula yang bertanya-tanya.

loading...