Cara Membuat Surat Lamaran Kerja Yang Menarik

0
Cara Membuat Surat Lamaran Kerja Yang Menarik
Ilustrasi [Foto: viva.co.id]

Supernews.id, Bandung – Sebagian besar orang memiliki kebiasaan yang sama dalam ketika membuat surat lamaran kerja, yaitu sama-sama cuma menyalin surat lamaran pekerjaan atau Curriculum Vitae (CV) yang telah lama.

Mereka nyatakan butuh pekerjaan, tapi untuk membuat lamaran kerja saja serasa enggan untuk mengganti setiap kalimat, sehingga hasilnya tampak membosankan. Tak jarang yang tidak meneliti ulang, apakah surat lamaran tersebut terlalu panjang, atau bahkan sudah tidak up to date lagi dengan keadaan yang sekarang.

Padahal, dalam setiap lowongan yang terbuka, ada banyak surat lamaran yang masuk ke meja Human Resources Department (HRD), bukan hanya puluhan, bahkan kadang bahkan sampai ribuan. Berapa lama waktu yang  mereka butuhkan untuk melihat surat lamaran?

Menurut penelitian, seperti dilansir Times of India, ternyata rata perusahaan hanya butuh enam detik. Itu sebabnya, sebagai pencari kerja, harus tahu apa yang harus dilakukan agar bisa lolos saringan awal ini. Berikut di antaranya.

Buat Agar Mudah dibaca

Sebenarnya awal percakapan dengan perusahaan yang dilamar itu dimulai ketika mereka pertama kali membaca resume, bukan pada saat wawancara. Biasanya pihak HRD melihat kemampuan para pelamar lewat CV tersebut, jadi pastikan dalam pembuatan CV tidak ada kesalahan penulisan dan gunakanlah bahasa yang mudah.

Untuk alur informasi, bisa dipilih antara kronologi atau fungsi, tidak harus teratur sesuai tahun. Misalnya saja, pencari kerja sedang mencari orang yang memiliki kemampuan atau pengalaman pada bidang tertentu, maka biarkan pengalaman tersebut ada pada bagian atas, bisa juga tambahkan penghargaan saat di bangku kuliah yang berkaitan.

Sebagian besar pemberi kerja memilih surat yang sederhana dengan hanya dua paragraf, di mana posisi yang mereka cari dan jumlah tahun mereka bekerja di industri terkait.

Perhatikan ukuran

Untuk memiliki pengalaman kerja kurang dari lima tahun, sebaiknya cukup menggunakan satu halaman untuk CV. Kecuali kalau lebih dari lima tahun bisa menggunakan dua halaman.

“Tidak perlu memasukkan kegiatan ekstrakurikuler yang dilakukan di bangku kuliah. Pengalaman kerja, bahkan meski itu hanya magang, sebaiknya letakkan di bagian atas,” kata Neeta Suri, pemilik Mira Road-based StreamHr. Biasa nilai menjadi hal paling akhir yang akan dilihat, kecuali berasal dari sekolah atau universitas yang populer atau akreditasi A.

Monokrom

Sebaiknya dalam membuat CV gunakan lah warna monokrom, hitam dan putih, kecuali bila anda inging melamar di bagian kreatif. “Pekerja seni profesional seperti desain grafis adalah satu-satunya yang diperbolehkan menggunakan huruf berwarna, karena itu menjadi salah satu contoh kerja mereka,” ujar Tanver Alam-Azmi, MD dari FutureGenz, sebuah konsultan Hr di Jogeshwari.

Hindari menulis Hobi

Meski penasihat pekerjaan mengatakan bahwa perusahaan mencari orang dengan kepribadian menyenangkan, dan memiliki ketertarikan beragam, hal ini jarang bermanfaat pada resume. “Jika melamar sebagai tenaga penjual, ini bahkan akan menjadi bumerang untuk melawan pelamar kerja. Para pemberi kerja ingin orang yang bisa fokus,” kata Alam Azmi.

Tulislah Dengan Jujur

Jangan pernah mencoba untuk menyembunyikan sesuatu, seperti kebiasaan keluar masuk kerja. Jika ada panggilan untuk wawancara, siapkan jawaban yang tepat untuk pertanyaan alasan pindah kerja. Tapi, yang perlu diingat, jangan sampai menjelekkan perusahaan lama.

Sebutkan jumlah

Sebaiknya gunakan jumlah angka dalam memberikan sebuah gambaran pada perusahaan yang akan dilamar. Jumlah capaian kesuksesan tersebut, sama seperti kekuatan kata “motivasi tinggi” dan “berorientasi pada hasil” yang ditemukan pada CV.

loading...