Jamie Vardy Tidak Menyesal Setia pada Leicester

0
jamie vardy
Dok: Stanley Chou/Getty Images

Supernews.id – Penyerang Leicester City, Jamie Vardy, sudah menunjukkan kesetiannya pada klub yang telah membesarkan namanya itu. Vardy juga mengaku tidak pernah menyesali keputusannya untuk menolak berbagai tawaran dan memilih loyal pada The Foxes.

Jamie Vardy menjadi salah satu aktor utama di balik kesuksesan Leicester meraih gelar juara Premier League 2015/16. Di musim panas 2016, pemain berumur 30 tahun itu pun sempat diminati oleh Arsenal. Akan tetapi manajer The Foxes saat itu, Claudio Ranieri, bersikukuh untuk mempertahankan sang pemain.

Sepanjang musim 2016/17, Jamie Vardy pun tetap menjadi ujung tombak andalan Leicester. Sumbangan 13 golnya membantu Leicester terbebas dari jerat degradasi dengan finis di posisi ke-12 klasemen akhir. Sampai saat ini, Vardy telah memasuki tahun keempatnya bersama Leicester di Liga Inggris.

“Saya tidak pernah menyesal atas keputusan saya, karena ini adalah keputusan terbaik yang saya buat,” ujar Jamie Vardy.

“Sejak saya datang ke tim ini, kami banyak memainkan pertandingan yang sulit untuk meraih gelar juara liga dan berjuang untuk terhindar dari jurang degradasi, serta finis di papan tengah klasemen akhir,” tambahnya.

Menatap musim 2017/18, Vardy pun berusaha mencaritahu apa yang dikehendaki oleh pemilik klub dan manajernya, Craig Shakespeare. Akan tetapi harapan terbesarnya adalah bisa melewati musim yang hebat lagi bersama The Foxes. Ia juga sangat bersemangat untuk memberikan kemampuan terbaiknya bagi tim.

“Tidak ada yang tahu. Mungkin musim depan akan bagus bagi kami. Tapi kita tunggu saja seperti apa hasilnya dan bagaimana rencana klub. Kami hanya ingin tampil semaksimal mungkin untuk mendapatkan semua itu,” ujar penyerang Inggris.

Sementara itu di musim panas ini, Leicester City melakukan persiapan pra-musim mereka di Tiongkok dengan mengikuti ajang Premier League Asia Trophy. Pada ajang yang hanya diikuti empat klub Premier League itu, Leicester berhasil melaju ke final setelah menaklukkan West Bromwich Albion lewat babak adu penalti. Akan tetapi mereka lalu kandas di partai puncak dari Liverpool dengan skor 2-1. Pada dua pertandingan tersebut Jamie Vardy gagal mencetak gol.

loading...