Melancong ke Pangkal Pinang, Sempatkan Datang ke Pulau Lampu!

0
Melancong ke Pangkal Pinang, Sempatkan Datang ke Pulau Lampu
Ilustrasi mercusuar: pixabay.com

Supernews.id – Memiliki luas yang hampir sama dan juga terdapat Mercusuar. Hanya saja, dua pulau ini berbeda tempat. Dua pulau itu di antaranya Pulau Lengkuas dan Pulau Lampu. Pulau Lengkuas yang berada di Belitung lebih dulu tersohor karena dijadikan shooting film. Namun, mengenai keindahan, Pulau Lampu yang berada di bagian utara Pulau Bangka tak kalah cantik dan memesona.

Tebak mengapa namanya Pulau Lampu? Ya, nama lampu diambil karena di pulau ini terdapat sinar cahaya yang berasal dari mercusuar setinggi 50 meter. Pulau Lampu pun kerap dipanggil Pulau Pelepas karena nelayan sering singgah untuk beristirahat di Pulau ini.

Pulau Lampu terletak di Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka. Waktu tempuh dari Kota Pangkalpinang ke Pulau Lampu kurang lebih 2,5 jam dengan berkendara dan hanya 15 menit dari pusat Kota Belinyu.

Nah, jika Anda berada dari luar pulau Bangka, transportasi yang paling mudah dengan menggunakan pesawat.Berbagai maskapai penerbangan menyediakan langsung penerbangan menuju Pangkalpinang salah satunya adalah Nam Air yang merupakan anak perusahaan Sriwijaya. Tiket Nam Air dari Jakarta menuju Pangkalpinang dikenai Rp 407.100,- dan dapat ditempuh dalam waktu hanya 50 menit.

Setibanya dari Pangkalpinang, kamu terlebih dulu harus ke Pantai Penyusuk. Moda transportasi yang bisa digunakan motor ataupun mobil. Sepanjang jalan menuju Pantai Penyusuk, kamu dapat melihat  pemandangan yang unik yakni berupa rumah-rumah tua khas tempo dulu dan peninggalan zaman Belanda. Dari Pantai Penyusuk kamu harus menyebrang menggunakan perahu mesin.

Tarif perahu mesin berkisar Rp100.000 sampai Rp200.000,- tergantung piawainya kamu dalam tawar menawar bersama si Abang. Perahu mesin dapat menampung hingga 12 orang. Jadi, biayanya bisa dibagi-bagi deh! Selain perahu mesin, akomodasi pilihan lainnya yang lebih cepat yaitu speed boat dengan biaya Rp50.000 per orang.

Ada Apa dan Bisa Apa Saja di Pulau Lampu?

Turun dari perahu, kamu akan menginjakan kaki di hamparan pasir putih. Jangan terburu-buru untuk bermain-main karena sesampainya di Pulau Lampu, kamu harus membayar biaya kebersihan Rp2.000,- saja.

Sunyi senyap dan hanya deburan ombak sesekali saat tiba di Pulau yang tidak berpenghuni ini. Ciri khas dari Pulau Lampu adalah mercusuarnya yang berdiri kokoh dan menjulang setinggi 50 meter. Mercusuar ini dinamakan H.M Koningin Wilhelmina yang terlah dibangun sejak 1983.

Mercusuar berada di atas bukit kamu perlu menaiki anak tangga yang terbuat dari batu bata untuk tiba di mercusuar.  Tak hanya mercusuar, di bukit juga terdapat rumah tua bergaya Belanda yang sudah tidak terurus. Dulunya rumah ini digunakan untuk penjaga mercusuar. Tapi, entah mengapa mercusuar Koningin dibiarkan tidak dijaga. Untuk menyalakan mercusuar atau menrangi rumah warga menggunakan mesin diesel.

Konon, di bukit ini pun ditemukan makam dari seseorang penjaga pertama mercusuar. Dari puncak bukit, kamu bisa melihat hamparan perairan dari Pulau Lampu yang berwarna kebiruan dan hijau. Turun dari puncak bukit, cobalah mengelilingi pulau kecil ini bisa dengan perahu ataupun berjalan.

Untuk mengelilingi pulau dengan menggunakan perahu tidak membutuhkan waktu yang lama karena ukuran pulau ini kecil. Pun begitu mengenai harga, kamu bisa mendiskusikannya dengan abang perahu.

Pulau Lampu dikelilingi bebatuan atau dan juga rumpon (alat bantu penangkapan ikan yang dipasang di laut). Bebatuan yang ada di Pulau Lampu memiliki bentuk yang cukup unik, cocok dijadian background untuk berfoto atau duduk di atas bebatuan sambil menikmati terpaan angin yang sepoi-sepoi.

Siapa yang tidak tergoda dengan air laut yang jernih. Saking jernihnya kamu bisa melihat keindahan bawah laut Pulau Lampu yang memiliki aneka ragam jenis ikan dan juga terumbu karang. Tak hanya sekedar bermain air atau berenang, kamu pun bisa ber-snorkeling. Asalkan, membawa peralatan pribadi karena di Pulau Palu tidak ada tempat untuk menyewakan peralatan snorkeling.

Tak ingin bermain air? Kamu bisa melakukan aktivitas lainnya seperti voli pantai atau bermain bola. Buat diri kamu merasa nyaman di pulau kecil tak berpenghuni ini! Atau cari juga spot-spot lainnya yang cocok untuk berfoto.

Satu hal lagi yang harus kamu ingat saat berkunjung ke Pulau Palu. Jangan lupa membawa cemilan atau makanan berat. Duduk di atas tikar hamparan pasir putih sambil menikmati makanan. Lebih sedap bukan? Namun, tetap jaga kebersihan ya!

Sudah tak sabar kan ingin segera menjelajahi Pulau Palu? Segera cari tiket peswat dari sekarang dan tentukan tanggal keberangkatan. Kamu masih bisa mendapatkan harga tiket pesawat yang lebih murah dengan memilih low season atau mencari tiket promo melalui Reservasi.com yang dapat diakses melalui website atau aplikasi di smartphone. Di reservasi kamu bisa mendapatkan potongan harga tiket pesawat hingga Rp1.000,- tanpa minimum pembayaran. Yuk kita berlibur!

loading...