Penampilan Victor Lindelof Masih Mengkhawatirkan

0
victor lindelof
Dok: Dan Mullan/Getty Images

Supernews.id – Victor Lindelof sangat tidak mengharapkan punya pertandingan debut resmi yang mengecewakan bersama Manchester United. Hal itu terjadi saat ia bermain di Piala Super Eropa, Rabu (9/8/2017) dinihari WIB. Lindelof disebut-sebut menjadi biang keladi kekalahan Setan Merah atas Real Madrid di laga tersebut.

Victor Lindelof dihadirkan dari Benfica dengan mahar 30 juta poundsterling. Nominal itu membuatnya menjadi satu di antara pembelian termahal MU di awal musim ini. Lindelof awalnya diharapkan dapat memperkuat lini belakang MU, yang belakangan ini dilanda krisis karena cedera pemain.

Walau sudah mempunyai Eric Bailly, MU belum menemukan pendamping yang pas bagi pemain asal Pantai Gading itu, mulai dari Chris Smalling, Phil Jones, Daley Blind, hingga Marcos Rojo. Lindelof pun dianggap akan menjadi mitra yang cocok bagi Bailly untuk menjaga petahanan MU.

Hasrat MU untuk hal itu paling tidak sudah dapat dibuktikan oleh sang pemain di sesi pra-musim. Lindelof bermain baik di enam laga pra-musim yang telah dilewati MU. Pertandingan resmi pertama United melawan Real Madrid di Piala Super Eropa pun menjadi ujian awal bagi Lindelof.

Sayangnya, kiprah Lindelof di pertandingan tersebut berbuntut kekalahan 1-2 bagi MU. Ditambah lagi, bek berumur 23 tahun itu dinilai sebagai salah satu penyebab gagalnya Setan Merah meraih gelar juara Piala Super Eropa.

Gol pertama Madrid yang lahir dari kaki Casemiro, walau berbau offside, adalah karena Lindelof tidak dengan ketat mengawal pergerakan lawannya itu. Casemiro pun akhirnya dengan mudah mencocor bola ke gawang David de Gea.

Penampilan Lindelof di laga tersebut seolah mengulangi kesalahannya di pertandingan pra-musim ketika United berjumpa Real Madrid. Saat itu, Lindelof juga yang menjadi penyebab Madrid mendapat hadiah penalti akibat menjatuhkan Theo Hernandez.

“Saya kira beberapa pemain anyar Manchester United bermain oke. Romelu Lukaku di posisi striker, Nemanja Matic di tengah dan Lindelof di belakang,” tutur eks pelatih Crystal Palace, Alan Pardew.

“Mereka masih perlu sosok bek tengah karena penampilan Lindelof saat melawan Real banyak mendapat sorotan dan masih mengkhawatirkan,” sambungnya.

“Banyak pemain belakang mereka yang mengalami cedera. Jika Smalling tidak bisa dimainkan penuh selama semusim dan Jones cedera, tekanan bagi Lindelof pun akan demikian besar. Pada saat ini, saya melihat dia mengalami kesulitan. Benfica dan Liga Portugal memang tidak begitu menantang seperti Premier League. Intensitasnya yang demikian tinggi dan tekanan bagi seorang center back bakal menyusahkannya.”

loading...