Harianto Albarr : Tahun 2018 Anggaran Desa Diarahkan Untuk Penguatan Budaya Lokal

0

Supernews.id, Makassar – Sejak bergulirnya anggaran desa, dari tahun 2014 hingga 2017 anggaran desa lebih banyak diperuntukkan untuk pembangunan infrastruktur yang jumlahnya diatas 80%. Namun pada tahun 2018, anggaran desa harus lebih banyak diarahkan pada penguatan budaya lokal, pemberdayaan ekonomi dan porsi infrastruktur untuk menurun.

“Tahun 2018 adalah babak baru untuk pembangunan desa yang lebih berkeadilan dan berkesinambungan. Pemerintah desa sudah saatnya mengalokasikan porsi anggaran yang diarahkan untuk penguatan budaya lokal seperti pelestarian permainan tradisional, pemberdayaan ekonomi warga sehingga secara langsung memberi dampak siginifikan pada kemajuan desa dan masyaraka” kata Harianto Albarr, Ketua HIPMI PT Sulawesi Selatan pada acara pelantikan HIPMI PT UMI di Arthama Hotel Makassar pada Rabu malam (13/12/2017).

Bagi Harianto Albarr, pembangunan desa adalah prioritas yang harus dimaksimalkan oleh semua pihak.
“Penguatan budaya lokal sangat penting di era modernisasi ini. Kita perlahan melupakan budaya sendiri dan bangga dengan budaya orang lain. Permainan tradisional, budaya kebiasaan yang mengakar adalah jati diri bangsa yang harus dilestarikan. Disitu ada filosofi kebersamaan, kerjasama, gotong royong, kekeluargaan” tambah Harry, sapaan akrab Harianto Albarr yang saat ini menjabat sebagai Direktur Eksekutif Lembaga Pengembangan Desa Mandiri (LPDM).

Dia menambahkan, arah pembangunan desa sudah saatnya untuk menghasilkan produk unggulan dan differensiasi pembangunan antar desa yang pada akhirnya akan menyejaterkan masyarakat secara umum dan daerah pun semakin maju karena desa berdaya.

loading...
BAGIKAN
Berita sebelumyaGundogan Jadi Rekrutan Pertama Pep Guardiola
Berita berikutnyaCalon Top Skorer Euro 2016