Hal yang Perlu Dilakukan Untuk Descendants of the Sun Dibuat Sekuel Keduanya

0

Supernews.idK-Pop saat ini sudah mendunia, sampai-sampai industri hiburan Korea menyebut dirinya sebagai gelombang Hallyu yang merupakan sebutan bagi aliran penggemar Korea.

Hiburan Korea sendiri menawarkan berbagai macam, mulai dari music, reality show hingga drama yang selalu melejit I setiap teyangannya. Nah berbicara mengenai drama tentunya, sudah tidak asing lagi dengan drama Descendant of the Sun yang diperankan Song Joong Ki dan Song Hye Kyo, drama tersebut ratingnya memuncak di atas angka 40 persen.

Drama Descendant of the Sun memang sudah tamat dari awal tahun 2016 lalu. Namun euphoria mengenai drama tersebut masih tercium sampai sekarang. Saking populernya, banyak pihak yang memanfaatkan keuntungan berkat drama ini.

Baca Juga: Song Joong Ki dan Song Hye Kyo Segera Menikah Karena Sudah Berbadan Dua?

Salah satunya adalah menjual beberapa barang yang dipakai Song Joong Ki dan Song Hye Kyo dalam drama Descendant of the Sun ini. Tak ayal barang-barang yang dijual tersebut sangat laris manis di pasaran.

Kebanyakan mereka adalah fans dari drama Song Couple ini. Kepopuleran drama Descendant of the Sun menyulut minat para penggemar drama Korea untuk dibuatkan sekuel kedua  yang dibintangi juga oleh aktor Jinggo dan Kim Ji Won.

Permintaan para penggemar K-Pop ini sudah didengar oleh produser dari Descendant of the Sun. Apakah sang produser , Seo Woo Sik langsung membuatkan sekuel keduanya?.

Jawabannya mungkin akan cukup mengagetkan. Seo Wo Sik berpendapat, untuk menciptakan sekuel kedua dari drama Song Joong Ki dan Song Hye Kyo ini perlu rapat yang panjang.

Tidak hanya modal saja yang dibutuhkan, melainkan juga organisasi independen dibutuhkan untuk membuat sekuel kedua agar drama ini menjadi bagus. Sang produser juga berpendapat, lebih baik dibuat seperti film barat yang dimana dalam per seasonnya tayangnya bertahun-tahun.

Diperlukan sebuah sistem dan suasana di suatu tempat untuk mematangkan proyek jangka panjang daripada hanya memikirkan jangka pendeknya saja.

loading...