IKAPPI Sulsel Desak Pemerintah Sikapi Harga Telur

0

Supernews.id, Makassar – Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI Sulsel), Muhammad Bachtiar, mendesak Pemerintah Kota Makassar dan Kabupateb Gowa agar segera melakukan operasi pasar terkait harga telur yang terus melonjak, dari yang biasanya Rp.33.000 naik menjadi 45.000 /rak.

Hal tersebut perlu dilakukan secepatnya lantaran masalah ini tidak hanya meresahkan warga masyarakat tapi juga para pedagang pasar.

“Para Pedagang harus menaikkan harga penjualan karena harga modalnya tinggi, pedagang pasar membelinya dari pemasok pada kisaran Rp43.000/rak, ini harus dicari akar masalahnya dan pemerintah mesti memberi solusi,” tandasnya.

Lanjut Atho, sapaan akrab, pihaknya telah bersurat ke Pemerintah Kota Makassar dan Kabuoaten Gowa, lantaran dua daerah ini yang paling merasakan dampak kenaikan harga tersebut.

“Hasil pantauan kami di lapangan, beberapa peternak ayam petelur di Sidrap dan Bulukumba hampir semua mengatakan kalau penyebabnya adalah biaya produksi yang semakin mahal, seperti Pakan, obat-obatan dan harga rak telur/bal di musim penghujan ini,” katanya.

Berdasarkan pantauan, harga rak naik sampai Rp75.000 hingga Rp.85.000/Bal. Ini semua mempengaruhi kenaikan harga di pasar ditambah lagi biaya transportasi dari kandang, pemasok sampai ke pengecer di pasar-pasar.

“Jadi tidak ada alasan bagi pemerintah untuk tidak segera menyikapinya sampai harga bisa stabil kembali,” tegas Atho’

loading...