Manchester City tak Gentar di Markas PSG

0
Foto: Getty Images

Supernews.id – Klub Inggris Manchester City akan bermain di markas Paris Saint-Germain dan menghadapi tim yang memiliki rekor positif dalam laga-laga kandang mereka di perempat final pertandingan Liga Champions. Kevin De Bryune, gelandang serang Manchester City, mengaku tak risau dengan situasi yang akan dihadapinya.

Di laga yang akan berlangsung pada Kamis, (7/4) dinihari WIB tersebut, City akan menyambangi markas Paris Saint-Germain di Parc des Princes.

Laga yang akan berlangsung tersebut akan menjadi penampilan pertamanya di babak perempat final sejak terakhir kali tampil pada 2011-2012. Sementara itu, lawan mereka Paris Saint-German sudah lebih sering tampil di babak perempat final, terutama di tiga musim terakhir.

Namun, De Bruyne mengaku tetap yakin dan optimis bahwa timnya mampu mengungguli City selama timnya dapat tampil maksimal.

Dikutip dari Soccer Way, De Bruyne mengungkapkan bahwa dalam suatu turnamen, tidak ada yang dapat diprediksi. Intinya, jika sebuah tim mampu menunjukkan permainan terbaiknya maka peluang untuk menang pun akan semakin terbuka lebar.

“Apabila kami memiliki ambisi untuk memenangi kompetisi ini, kami harus sanggup melawan tim-tim besar yang sudah lebih berpengalaman.” Ujar De Bruyne.

Ketika ditanyai mengenai status Manchester City pada laga Kamis yang berada di posisi sebagai tamu di kandang PSG, De Bruyne kembali menunjukkan optimismenya dan mengatakan bahwa ia dan timnya tidak mempermasalahkan hal tersebut. Kenyataan bahwa PSG memiliki rekor gemilang saat tampil di markasnya dengan hanya mengantongi satu kekalahan dalam 25 laga kandang pun tak menyurutkan semangatnya.

Pemain yang baru saja sembuh dari cedera yang dialaminya itu pun menambahkan, “Hal itu tergantung pada sudut pandang. Setiap pemain memiliki sudut pandang yang tentunya berbeda. Bahkan jika kami hanya dapat menyelesaikan laga dengan skor 0-0, kami sudah cukup puas dengan hal itu.

Ia juga menambahkan bahwa timnya mampu menciptakan peluang dalam permainan dan bukan merupakan tim dengan tipe bertahan, sehingga ia cukup percaya diri dengan kekuatan timnya. Hal ini beralasan karena City sudah mengantongi bekal kemenangan atas Bournemouth dengan skor 4-0 di laga sebelumnya.

loading...