Ketum Badko HMI Jabodetabeka Banten Jadi Pembicara Pada Diskusi KAMMI

0
69

Jakarta, Supernews.id – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menyelenggarakan Diskusi Publik mengevaluasi kinerja Presiden Joko Widodo dalam membangun Indonesia, Kamis (14/04/2019)

Dalam diskusi tersebut KAMMI mengangkat tema Evaluasi Pemerintahan Jokowi Dalam Sorotan Aktivitas Mahasiswa. Hadir beberapa narasumber dari berbagai kalangan organisasi mahasiswa, salah satunya, Hendra Purwanto, Ketua Umum HMI Jabodetabeka-Banten,

Ketum HMI Jabodetabeka – Banten saat memberikan materi pada diskusi KAMMI

Saat menyampaikan materi, Ketua Umum HMI Jabodetabeka-Banten, Hendra Purwanto mengatakan bahwa kontitusi didalam negara kita tidak dijalankan dengan baik oleh pemerintahan saat ini.

“Kostitusi dan perundang – undangan harus dijalankan berdasarkan mekanisme dan alur daripada Konstitusi tersebut,” Ujarnya.

Pria yang akrab disapa Hendra ini pun membeberkan beberapa contoh kasus dari tindakan yang tidak yang berbanding terbalik dengan konstitusi dan perundang – undangan yang berlaku.

“Sebagai contoh yang merupakan fakta di lapangan ketika aparat kepolisian dalam mengawal aksi demonstrasi HMI di Banten mendapatkan tindakan represif dari aparat kepolisian kemarin siang,” ungkapnya.

Menurut Hendra, organisasi mahasiswa harus bersatu untuk mengawal berjalannya pemerintahan agar sesuai dengan konstitusi yang berlaku.

“Dalam kontestasi pemilu hari ini semua dibenturkan oleh pihak-pihak yang mempunyai kepentingan termasuk organisasi mahasiswa, oleh karena itu saya berharap organisasi mahasiswa untuk tetap bersatu dan menjaga solidaritas”, ujat Hendra

Hendra mengajak organisasi-organisasi yang bergabung di cipayung untuk mengawal jalannya demokrasi agar sesuai dengan konstitusi yang berlaku.

“Sebagai generasi pelanjut bangsa, saya mengajak kepada seluruh elemen bangsa untuk mengawal jalannya demokrasi di indonesia sesuai dengan aturan yang berlaku agar tidak tercederai oleh pihak – pihak yang tidak sejalan dengan kepentingan bangsa dan masyarakat Indonesia,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here